MASIH KU INGAT LAGI
(i)
Kali pertama
kita bersua bertentang mata
bicara ala kadar saja
kau meluah rasa terbuku di dada
aku terpinga-pinga
Kali kedua
pertemuan tanpa rencana
bicaramu mengundang mesra
hati menyimpan prasangka
ikhlas atau pura-pura
senyum di bibir menyimpan makna
Kali ketiga
kerana janji aku rela
suka bergabung paksa
entah mengapa tersilap bahasa
kata dusta menjadi nyata
kata haruslah dikota
(ii)
kesilapan siapakah
bila kepercayaan terpesong arahnya
pertemuan mengundang luka
percakapan menghiris jiwa
pandangan menyakitkan mata
lalu
untuk apa sebuah ikatan
kalau hati tidak keruan
lebih baik dileraikan
lepaskan bersama awan
dan kita tidak saling bermusuhan...
2 Comments:
At Thursday, May 04, 2006 9:01:00 AM, Anonymous said…
salam Ija. tumpang lalu, teruja membaca puisi ini...tq
At Thursday, May 04, 2006 11:00:00 PM, Anonymous said…
salam utk ruby juga
terima kasih sudi menumpang lalu..
ada waktu singgahlah kat teratak ni
puisi itu bukan apa-apa
ija pun teruja bila ada org. suka
Post a Comment
<< Home